Profile

Join date: Oct 12, 2022

About

Mengenali Kegurihan Masakan Indonesia


Kroncong ialah jenis musik Indonesia yang halus dan romantis, yang didengar Lara Lee di dalam rumah bersama ayahnya, Jono Agung, saat tumbuh besar di Sydney. Pak Agung, yang turunan Tionghoa-Indonesia, kerap mainkan beberapa lagu bersedih ini saat mengolah untuk keluarga, sajian classic Indonesia seperti sate ayam, atau sate ayam.


Bawa masa lalu melodi makanan dan musik dengannya, Ms. Lee, 37, akan berpindah ke London dan jadi koki, mengolah beragam masakan. Tapi ia mendapati jika ia selalu tertarik dengan makanan Indonesia di periode mudanya.


Buku masak pertama kalinya, Kelapa dan Sambal: Resep Dari Dapur https://www.javatravel.net, yang diedarkan Bloomsbury Publishing di Amerika Serikat awalnya bulan ini, ialah ekspedisi kulineran lewat sebuah negara yang umumnya dihubungkan dengan pantai dan kuil kunonya, bukan masakannya yang hebat. Menyatukan cerita keluarganya dengan riwayat kompleks lebih dari 17.000 pulau yang membuat kepulauan, Ms. Lee sediakan lebih dari 100 resep, sebuah ode untuk negara paling padat di Asia Tenggara, dan ke-4 paling padat di dunia.


Dalam Coconut dan Sambal, Ms. Lee memberi resep makanan dasar, seperti gado gado, salad yang berisi sayur kukus dan disiram sauce kacang: nasi goreng, atau nasi goreng Indonesia: rendang, daging yang diolah perlahan-lahan dimandikan dengan santan. Tetapi ia bawa sajian yang kurang dikenali, seperti terung balado, terong panggang pedas: ayam tangkap Aceh, masakan ayam dengan daun kari dari propinsi Aceh: dan ikan woku blanga, sup monkfish Chili dari kota Manado. Buku ini berisi beragam tafsiran mengenai sambal, sambal terasi tersayang.

Masakan Indonesia sebagai sensorik seperti tropis. Saat ditanyakan apa yang membuat masakan ini mencolok, Ms. Lee menjelaskan jika itu ialah gabungan struktur, suara renyahnya makanan yang gurih, kesetimbangan garam, manis, asam, umami, dan panas dan wewangian.


Menyorot keberagaman dalam masakan ialah triknya menyanggah asumsi jika Indonesia bisa diartikan oleh satu kota atau pulau. Beberapa orang cuma menafsirkan negara dengan Bali, arah rekreasi terkenal: Ms. Lee benar-benar ingin memperlihatkan Indonesia yang betul-betul menghampar di nusantara.


Buku ini ialah sepotong kecil masakan Indonesia, yang paling bermacam, ucapnya. Tiap daerah yang Anda datangi di beberapa ribu pulau mempunyai rasa yang lain dan berlainan.


Perjumpaannya dengan masakan Indonesia diawali sekitaran umur lima tahun, saat nenek dari faksi ayah, Margaret Thali (disebutkan Popo), tiba dari Timor Barat untuk tinggal dengan keluarganya di Australia. (Coralie Agung, ibu Ms. Lee, ialah orang Australia, dan Ms. Lee terlahir di Sydney.) Neneknya mempersiapkan sajian seperti ayam panggang Bali, gado gado dan rendang sementara Ms. Lee muda melihat. Makan sauce kacang neneknya adalah masa lalu pertama makanan Indonesia, ucapnya.

Sesudah ke kolam renang, ibuku akan membelikan kami sosis gulung ini, dan kami akan mengkonsumsinya dengan sauce kacangnya, ucapnya. Itu betul-betul sebagai wakil pernikahan seorang wanita Australia dengan seorang pria Indonesia, yang sudah pasti mendeskripsikan periode kecil saya.


Saat Ms. Lee berpindah ke London di tahun 2011, ia kaget mendapati cuma dua restaurant Indonesia di semua kota pada waktu itu.

Ibu Thali tinggalkan buku resep tulisan tangan, suatu hal yang sangat jarang untuk koki Indonesia. Di sini, Ibu Lee melihat-lihat buku bersama ayahnya, Jono Agung, dan bibinya, Kristina Agung, di Sanur, Bali.

Ibu Thali tinggalkan buku resep tulisan tangan, suatu hal yang sangat jarang untuk koki Indonesia. Di sini, Ibu Lee melihat-lihat buku bersama ayahnya, Jono Agung, dan bibinya, Kristina Agung, di Sanur, Bali.Credit..lewat Lara Lee


Sepanjang perjalanan ke Indonesia untuk berkunjung keluarga di tahun 2016, dia mendapati buku resep yang dicatat tangan oleh neneknya — sebuah penemuan aneh karena resep di situ secara tradisionil di turunkan secara lisan. Resep-resep itu memberi ide untuk Kelapa dan Sambal.


Saya banyak habiskan waktu bersama bibi-bibi saya mengolah masakan punya nenek saya, ucapnya.

Ms. Lee habiskan waktu sekitaran 6 bulan untuk mempelajari resep di Indonesia, lakukan perjalanan ke beberapa tempat seperti Sumatra, di barat, dan Timor, di timur. Kembali di London, ia mengontak Sri Owen, penulis makanan yang produktif, guru mengolah dan penjaga masakan Indonesia, untuk kontribusi resep. Penulis berumur 85 tahun yang dari Sumatera Barat ini berpindah ke London di tahun 1964. Ia sudah menulis beberapa buku masak mengenai makanan Indonesia, terhitung The Rice Book dan Sri Owens Indonesian Food.


Saat saya datang di London, makanan Indonesia benar-benar tidak dikenali, kata Ms. Owen. Saya mulai mengolah makanan Indonesia karena saya ingin makan masakan rumah saya sendiri. Cita-rasa makanan Indonesia susah untuk ditinggal, dan pada akhirnya, saya mulai membagikan sama orang lain.

Pada waktu itu, Ms. Lee sudah bekerja di sejumlah dapur restaurant London, terhitung Fat Duck dan Ledbury. Sepanjang sesion mengolah, Ms. Owen menolong perdalam pengetahuan Ms. Lee mengenai makanan Indonesia, dan bagaimana menulisnya untuk masyarakat luas. Jalinan itu sama-sama memberikan keuntungan: Nona Owen sembunyi-sembunyi cari seorang yang dapat ia beri pengetahuannya, seorang yang hendak melanjutkan kerjanya.

Buku Ms. Lee sebagai kontributor untuk masakan yang cukup diacuhkan di Barat, serta di Asia Tenggara. Sementara masakan dari Thailand dan Vietnam paling dekat dirayakan secara global, makanan Indonesia seperti Makanan Khas Jawa Timur sudah berusaha untuk memperoleh pernyataan yang serupa. (Serupa dengan London, mayoritas kota besar di Amerika Serikat cuma mempunyai beberapa restaurant Indonesia.)

Kevindra Prianto Soemantri, penulis makanan di Jakarta, menjelaskan ini diantaranya karena duta kulineran untuk makanan Indonesia masih tetap sedikit, seperti masakan Asia yang lain.


Kami negara paling besar di Asia Tenggara, tetapi sedikit orang yang mengetahui makanan kami di luar Indonesia, ucapnya. Kami memerlukan koki dan juru masak untuk mempromokan masakan kami, seperti yang sudah dilakukan orang dengan makanan Thailand dan Jepang.


Belakangan ini, Ms. Lee sudah menulis, lakukan demo mengolah online dan mengolah makanan Indonesia untuk club makan malam dan pop-up lewat perusahaan katering yang dia dirikan di tahun 2016, Kiwi dan Roo. Ia mengharap putranya yang berumur 14 bulan, Jonah, pada akhirannya akan menyenangi makanan itu ibarat ia.

YeomanStephanie

More actions